PROFESIONALISME POLRI TAK SEBANDING USIANYA

aksi-pengemanan-demo-mahasiswa-oleh-polisi-dengan-cara-kekerasan3

Ada pepatah mengatakan bahwa semakin tua usia maka semakin bijaklah ia bersikap, hal itu berlaku terhadap person maupun lembaga. Kedewasaan hidup seseorang atau suatu lembaga akan membentuk profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugasnya, baik tugas individu maupun tugas sebagai sebuah lembaga.

Namun hal itu seakan tak berlaku bagi POLRI sebagai suatu lembaga keamanan dan ketertiban Negara. Polri seharusnya sudah bisa bersikap dewasa dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai penjaga ketertiban, bukan malah bersikap brutal, anarkis dan tak berprikemanusiaan seperti saat melakukan pengamanan terhadap aksi demo mahasiswa Universitas Hasanuddin baru-baru ini.

Menyaksikan Aksi pengamanan Polisi terhadap demo mahasiswa Unhas baru-baru ini, seakan menonton film TROY yang mengisahkan perang Yunani. Polisi yang bertidak represif berhasil membubarkan aksi demo dan melakukan pengejaran terhadap mahasiswa hingga ke dalam kampus. Layaknya pasukan yang menang dalam perang, Polisi pun mulai menangkapi mahasiswa dan menyeret mereka di aspal dan di trotoar dengan menarik rambut serta lengan mahasiswa. Mahasiswa yang mereka tangkap kemudian dianiaya (dipukuli dan ditendang ramai-ramai).

Agar aksi bejat polisi ini tak diliput oleh wartawan, merekapun membentuk lingkaran mengelilingi mahasiswa yang dianiaya (sungguh bukan tindakan manusia, tapi lebih mirip tindakan binatang).

Dalam benak saya, diusia yang semakin dewasa seharusnya Polisi memiliki pendekatan yang dewasa pula dalam melakukan pengamanan aksi demonstrasi, dan tidak usah membawa atau pamer-pamer senjata api segala. toh yang dihadapi bukan penjahat.

10 Respon untuk PROFESIONALISME POLRI TAK SEBANDING USIANYA

  1. Mr. X mengatakan:

    Memang seharusnya Polisi dalam melaksanakan tugas, khususnya tugas pengamanan aksi demonstrasi melalui pendekatan yang dewasa, namun atau tetapi apabila Masyarakat/Masanya juga tidak dewasa, perilakunanya sudah diluar batas dalam menginsfirasikan pendapatnya, POLISI juga manusia. Punya Otak, Punya Hati, Punya Nafsu juga puny amarah. Makanya kalau ingin Damai, Berperilaku Damai pula, seyogyanya MAHASISWA yang berpendidikan dan bermoral. Ngerti ??????????,

  2. sukardjo mengatakan:

    saya berpendapat bahwa dalam melakukan pengamanan aksi demo, polisi cenderung represif dan memprovokasi pelaku aksi untuk anarkis, dan ketika pelaku aksi demo terprovokasi atau sudh anarkis maka polisi sudah punya alasan untuk bertindak diluar tindakan kemanusiaan.
    saya sepakat dengan penulis di atas bahwa dalam melakukan pengamanan aksi demo, polisi seharusnya tidak usah bawa2 senjata. cukup pengeras suara saja ahahhahhhh…karene sebenarnya yang dihadapi bukan penjahat.

  3. Billy Koesoemadinata mengatakan:

    kaya’nya ga cuman polri aja yang ga profesional.. tapi liat juga deh, pengamanan di DPR pas ‘ngusir’ mahasiswa di rapat BHP kemaren.. gila.. mahasiswa udah dijadiin kaya’ kriminil aja

    Billy K.
    iamthebilly.wordpress.com
    bersambung.wordpress.com

  4. omiyan mengatakan:

    yang jelas POlRi wajib direformasi tapi kita juga tidak menyalahkan begitu saja karena disatu sisi mereka berada dalam tugas negara….yaitu dia jadinya dilema alias makan buah simalakama

  5. senopatiarthur mengatakan:

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pemerintahan-indonesia.infogue.com/profesionalisme_polri_tak_sebanding_usianya

  6. perkasa mengatakan:

    mahasiswa tuh mustinya belejar bukan demo aja kerjaannya .. belajar yg bener trus jadilah orang yg berguna bagi nusa bangsa .. jangan bikin ribut aja … ndak salah misalnya polisinya nembak mati mahasiswa yang suka bikin keributan .. kaya’ anak kecil aja … gitu katanya kaum terpelajar .. idiot namanya klo sika bikin keributan apa lagi belakangan sering tawuran antar fakultas … dasar idiot

    • MAPALA mengatakan:

      alangkah baiknya jika tidak mengeluarkan SARA…
      kami sudh berusaha keras untuk membangun bangsa ini menjadi yang terbaik,baik SDM maupun SDA.dengan melakukan kegiatan dan juga sosialisasi dalam berbagai bidang,.. tapi jika masih saja tidak bisa merubah,apa salahnya kita turun kejalan….
      tidak semua demo itu berakhir anakis…
      POLISI BAIK
      MAHASISWA LEBIH BAIK
      semuanya BAIK.. hanya kurangnya komunikasi dan saling menyalahkan yang selalu di UMBAR !
      “tidak pantas mengatakan IDIOT,kepada MAHASISWA !”

  7. xxxxx mengatakan:

    sbnarnya mahasiswa tidak bikin keributan, mereka tuh lg memperjuangkan hak-hak mereka dan mungkin hak-hak kamu jg sebagai warga negara. polisinya aja yg ga baik caranya mengawal aksi demo.

  8. diego R>P mengatakan:

    Mahasiswa m’mberontak itu ada alasannya…Idiologi Mahasiswa kan mnyuarakan suara rakyat….jdi apa salahnya jika turun k jalan dan buat aksi…ingat kawan negri in sudah tak pantas lg pakai cara diplomasi,krna smua tdk ada lg hti nurani,mungki REVOLUSI lah jalan kluarnya

  9. agusli mengatakan:

    Kalau ngomong itu emang gampang, tapi kita juga harus tahu fisicologi Polri yg bertugas dilapangan, yang jauh dari keluarga, kurang istirahat dan dipancing dengan lemparan2 batu bahkan dari air taik dsb, mereka juga manusia biasa bukan Superman atau malaikat, kadang masa yang demon itu ditumpangi oleh orang2 yg tidak bertangung jawab ingat sejarah th 65 sobat, itu bagaikan api dalam sokan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.