“Menelanjangi” …..

Mendengar kata “celebritis” , yang terbesit di benak saya adalah cantik, molek, montok seksi dan dipuja atau dirindukan setiap fansnya. Sebab celebritis di indonesia telah menemukan ketenaran dan kepopulerannya akibat keruntuhan resim Suharto, ini adalah efek dari terbukanya keran-keran media yang selama pemerintahan resim orde baru terbelenggu. Sejak tahun 1998 bermunculanlah stasiun TV swasta yang menenggelamkan popularitas TVRI duet TPI.

Dan istilah celebritis pun kian populer hingga sekarang karena menjadi salah satu produk penyiaran yang bebas di ekspos baik itu dalam bentuk film maupun dalam bentuk infotaimen yang nyaris selalu mengungkapkan kehidupan pribadi selebritis (termasuk persoalan ranjang sekalipun). Fakta menunjukkan bahwa seleritis merupakan salah satu komunitas tersendiri yang mampu menyaingi kepopuleran elit-elit politik, termasuk kepopuleran seorang Presiden. Anak-anak kecil seumuran Sekolah Dasar biasanya lebih mengenal seorang Inul Daratista atau Nia Ramadhani ketimbang presidennya, sekali lagi itu adalah fakta. Jadi bisa disimpulkan betapa populernya selebritis sekarang ini.

“Apasih yang menarik atau istimewa dari selebritis hingga bisa sepopuler itu?” kalau menurut saya adalah karena mereka cantik,montok, molek dan seksi (khusus selebritis perempuan) serta memiliki rasa percaya diri yang terlalu tinggi hingga terkadang nyaris menjadi “tak tahu malu atau putus urat malu” heheheh..hehehe..sekali lagi, itu menurut penilain saya.

Apa yang menjadi penilain saya tentunya didasari input yang saya dapatkan selama ini. Siapa yang pernah menyaksikan sinetron, film, drama, infotaimen dan film layar lebar yang tidak dihiasi dengan kecantikan, kemolekan, kemontokan dan tentu saja keseksian dari celebritis perempuan. Meskipun tema sinetronnya berbau religius namun pelibatan celebritis yang masuk dalam kategori definisi saya tetap ada.

Saya pernah membaca sebuah majalah yang mengungkapkan bahwa “betapa susahnya perempuan menjadi bintang film (selebritis) jika hanya mengandalkan kemampuan akting saja, tanpa didukung dari ke empat kategori yang saya ungkpkan tadi. Karena barangkali menurut para produser dan sutradara bahwa saat ini yang laku dipasaran atau sinetron, film dan infotaimen yang banyak diganrungi masyarakat adalah yang dihiasi dengan kecantikan, kemolekan dan keseksian para pelakonnya.

Disamping hal di atas, ada juga penyakit aneh yang banyak menjangkiti bahkan menular di komunitas selebritis indonesia. Mulai dari kawin cerai dan kawin lagi, kasus video mesum, kawin diluar nikah, melahirkan tanpa suami, menikah bulan ini eh bulan depan melahirkan, perselingkuhan, konflik sesama selebritis bahkan mendapat kutukan dari orang tua.

Itu saya anggap hal yang aneh, karena disisi lain selebritis selalu menganggap dirinya sebagai publik figur. Bukankah publik figur itu adalah sosok yang patut di jadikan sebagai panutan atau contoh. Tapi itu ada benarnya juga ya! Karena akhir-akhir ini penyakit mereka telah menjadi trend dikalangan muda mudi indonesia….Aneh ya…!

Hal itu kerap kali dilakukan para selebritis, dan sebagian dari mereka mengatakan bahwa itu adalah hal biasa, demi mendongkrak popularitas sehingga mendapatkan job yang lebih banyak.

Tapi satu yang saya salutkan dan patut diacungi empat jempol terhadap selebritis adalah, kepekaan atau kepedulian sosial mereka terhadap lingkungan sekitar. Ketika ada musibah atau bencana yang melanda masyarakat indonesia, tiba-tiba merekapun ada disitu untuk membantu dan meringankan beban yang diderita para korban. Entah itu dengan niat tulus atau sekedar ingin mendapatkan jepretan kamera para wartawan biar bisa masuk lagi di infotaimen ataukah sebagai ajang tebar pesona (meminjam istilah PDIP ketika melihat SBY turun barbaur dengan masyarkatnya). Namun setidaknya ini telah menunjukkan tanggung jawabnya sebagai publik figur.

Benar-benar banyak fakta yang telah diukir oleh selebritis dan sampai saat ini dan definisi saya tentang selebritis masih tetap “cantik, montok, molek, seksi dan memiliki PD yang terlalu tinggi “nyaris sama dengan tak tahu malu”.

Hm….tapi bukan berarti selebritis indonesia semuanya seperti itu, masih banyak juga kok selebritis yang tetap menjaga dirinya dari hal-hal negatif. Cuma saat saya menulis artikel ini, kemungkinan yang berfungsi adalah otak kiri saya, maka seperti inilah jadinya dan terus terang tema ini saya dapatkan saat sedang mandi di kamar mandi. Ahhahahah..hahah..mohon diluruskan jika penilaian saya jauh dari kebenaran fakta!

10 Balasan ke “Menelanjangi” …..

  1. helgeduelbek mengatakan:

    Ada gak survey tentang saat-saat untuk mendapatkan ide menulis, beberapa orang bahkan dapat ide pada saat ia BAB.
    🙂 : kalau masalah survei saya gak tahu, tp ini adalah kenyataan kalau saya sering mendapatkan ide saat dikamar mandi, baik itu sementara mandi atau BAB. bahkan ketika mendapat masalah, terkadang aku mendapatkan solusinya saat dikamar mandi. aneh..ya! atau mungkin pada saat kita mandi atau BAB, otot2 dan pikiran kita berada pada titik paling rileks atau tak terbebani, sehingga memungkinkan kita untuk berpikir jernih.kayaknya ini menarik untuk dikaji. barangkali teman2 di bidang kedokteran dan psikologi bisa menjawab tentang ini.

  2. biela mengatakan:

    ga semua selebritis cantik ko..
    *maaf* omas kan selebriti juga
    🙂 : ia, omas gak cantik tapi kepedean kali “nyaris tak tahu malu” hiehheihahaiah

  3. ndarualqaz mengatakan:

    daripada terkenal tapi harus jadi selebritis dulu dan harus “mbuka” segala sesuatu tentang dirinya, mending jadi penulis blog, apalagi yang terkenal, linknya ada dimana2, gak perlu buka-bukaan tapi juga terkenal hehehhee
    🙂 : ahhahahaha…hahahah sepakat bro!tapi kalo lagi liat cewek2 cantik nan seksi di tv, rasaya aku pengen jd celeb juga biar bisa dekat2 sama mereka..hahaah

  4. peyek mengatakan:

    mas nggak semua seleb cantik itu nggak punya malu, malah yang wajah ancur-ancuran aja juga ikut-ikutan putus ke-malu-annya (ops sori…rasa malunya).
    🙂 iya bener mas, tapi klo tidak cantik mungkin dia seksi , montok dan kepedean sehingga banyak fansya,..hehe

  5. xwoman mengatakan:

    sekarang kan itu menjadi trend, mode, kalo ga gitu mereka takut dibilang ketinggalan kali…
    Alhasil mereka jadi korban mode, yang sebenernya mode baru tidak selalu pantas diamalkan!
    🙂 🙂 🙂 hihiihih….ntar kalo ada celeb yg baca pasti mbak dimarahin sama mereka, masa mereka dibilang korban mode…heheheh

  6. Carolus Agung mengatakan:

    Ga semuanya selebritis itu cantik kok. misalkan saja aming,tukul dan justru mereka yang jauh lebih populer ketimbang yang cantik2 itu. Dilihat dari penghasilan, mereka yang bertampang “ancur” juga lebih sukses,bayangkan saja, untuk Acara Talkshow kampus si Tukul sampe minta dibayar 35 Juta hanya untuk 2 Jam .Gaji presiden pun ga sebesar itu. Kalo masalah sisi negatif, jangankan artis bro.Orang biasapun banyak yang cantik,montok,sexy,dan pedenya sampe mendekati ga tau malu. Masa sih ga pernah ngiliat yang kayak gitu di kehidupan sehari-hari ? Jd bukan karena mereka artis perilakunya negatif, itu tergantung bawaan masing-masing. Oke bro ?
    🙂 : celeb kalo gak cantik, seksi atau montok pasti pedenya tinggi. sebenarnya yang jadi masalh adalah mengenai keterbukaan mereka yang sangat luar biasa, sisi negatif kehidupan merekapun ikut diekspose demi sebuah popularitas padahal mereka mengaggap dirinya sebagai publik figur.

  7. papabonbon mengatakan:

    hanya orang yg jadi celebs yg berani mendobrak tatanan sosial dan tampil menjadi diri sendiri. makanya mereka jadi trend setter😀
    🙂 : iyya ya! soalnya mereka begitu berani melakukan apa saj, meskipun itu hal-hal aneh

  8. arifkurniawan mengatakan:

    Hehehe… asik nih, lagi rame-rae ngomongin seleb. Jadi inget Bu dokter yang lagi ngomongin britney spears. Hehehe.
    Baydewey, selebriti disini yang masuk inpoteinmen yaaa. Gimana dong kalo selebriti kampung? Dimana posisi mereka?
    Kasihan kan, sudah capek-capek cari sensasi… eh ndak diliput.

    Hehehe
    🙂 : selamat datag mas arif, sy jg udah baca tulisan bu doer tentang peampila baru britney. oh ya, klo celeb kampung itu yg gmn bro?🙂

  9. senyumsehat mengatakan:

    Waduh ketahuan pada ngerasanin aku yaa…:), aku khan nulis moral-nya hidup jd celeb itu ga seindah yg dikira, mereka capek karena harus ngurusin yg di sebut panjennengan itu…jd cantik, sexy dsb2 itu capek ga bisa jd diri sendiri…udah ga usah jd celeb mending jd dokter ajalah🙂
    🙂 : hahaha…..ia mending jadi pencinta celeb daripada jadi celeb.🙂

  10. Heri Heryadi mengatakan:

    Selebritis juga mausia🙂 Karena kemanusiannya itu ya seleb memiliki ciri-ciri manusia, ib**s, malaikat, campur-campur deh.. ! Mereka mejadi punya daya tarik karena mereka sering diliatin sama kita dg frekuensi yg gila-gilaan. Temen saya ada lho yg jauh lebih cakep dari selebriti anu yg kataya cakep juga, tapi tete…p aja si seleb yg lebih menarik dari temen saya itu, ya itu karena seringnya dia di ekspos n di gembar gemborkan di depan hidung saya, di televisi dan media-media. Anda juga bisa ko jadi selebritis ya salah satu caranya dengan blogging ini, hehe. .
    🙂 iya betul bro!mereka terkenal dan dianggap celeb karena sering di gembor2kan. ha….masa ngeblog bisa jd celeb…celeb blog ya?🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: