“Laptop 12 M”

Di tengah krisis yang belum pulih dan makin terpruknya kesejahteraan rakyat akibat musibah beruntun, kini sebagian anggota dewan kita yang terhormat berpesta ria menyambut rencana pemberian tunjangan Laptop dengan nilai total 12 miliyar. Akankah ini terkabulkan sebagai pertanda matinya hati nurani wakil-wakil kita, Entahlah….?

Rencana pembelian Laptop senilai 12 M dikumandangkan sebagai langkah untuk memberi tunjangan fasilitas yang dapat meningkatkan efektivitas kerja orang-orang yang mengaku sebagai wakil rakyat tersebut. Rencana ini pun menuai protes dari berbagai kalangan. Di internal dewan sendiri hal tersebut tidak sepenuhnya disetujui, sebagian anggota dewan kita masih ada yang kontra terhadap rencana tersebut, namun yang pro lebih banyak. Jadi kemungkinan rencana ini akan menjadi kenyataan.

Sebenarnya pengadaan laptop sah-sah saja dan tak ada salahnya selema betul-betul digunakan sebagai fasilitas penunjang kerja oleh wakil-wakil rakyat tersebut. Namun, jika hal tersebut akan diaktualisasikan sekarang, maka bisa dikatakan bahwa rencana tersebut berada pada situasi dan kondisi yang tidak tepat, alasannya pun beragam.

  1. Situasinya tidak tepat karena bangsa kita belum pulih dari tekanan krisis.
  2. Masyarkat kita berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan akibat bencana dan musibah yang beruntun.
  3. Efektivitas masa jabatan wakil-wakil kita di dewan tinggal kurang lebih satu tahun lagi.
  4. Anggota dewan kita sudah memiliki staff ahli masing-masing yang dilengkapi dengan fasilitas computer, bahkan laptop.

Berangkat dari alasa-alasan di atas, sangat diharapkan agar anggota dewan kita mengurungkan niatnya untuk rencana pengadaan laptop tersebut, langkah yang paling tepat sekarang untuk mereka adalah bagaimana uang yang 12 milyar tersebut dialokasikan untuk mengangkat bangsa kita dari keterpurukan akibat tekanan krisis yang masih sangat terasa dan menormalkan kembali kondisi masyarakat kita yang kini sangat memprihatinkan akibat bencana dan musibah yang tak ada henti-hentinya.

Hal lain cukup menarik dibalik rencana pengadaan laptop 12 M ini adalah melihat masa jabatan efektif atau masa jabatan normal wakil-wakil kita yang tinggal kurang lebih satu tahun lagi, karena akhir 2008 dan awal 2009 nanti saya yakin anggota dewan kita akan lebih berkonsentrasi pada urusan partai dan urusan bagaimana mereka dan partainya bisa meraih suara pada pemilu 2009. maka ini sangat tidak relevan atau berada pada masa yang tidak tepat, karena ada indikasi bahwa laptop tersebut akan dijadikan kenagan-kenangan setelah mereka tidak terpilih lagi di pemilu 2009.

Dan jika kita memakai perhitungan pedagang, mungkinkah modal 12 milyar tersebut dapat dikembalikan ke kas Negara dengan jangka waktu satu tahun. Karena setelah tidak terpilih lagi di pemilu 2009 saya yakin laptop tersebut akan ikut ke rumah mereka. Lebih lanjut lagi, bukankah mereka sebenarnya sudah memiliki staf ahli yang dilengkapi dengan fasilitas canggih dan serba menarik seperi computer dan laptop, ataukah mereka ingin lebih bebas mengakses dan melihat gambar dan video-video porno yang pernah dikatakan oleh Permadi yang termasuk salah satu anggota dewan yang menentang rencana tersebut.

Melihat kondisi-kondisi di atas maka tak ada alasan tepat untuk merealisasikan rencana tersebut, kecuali dengan menggunakan uang mereka sendiri dan uang rakyat yang telah dikorupsinya.

Iklan

8 Responses to “Laptop 12 M”

  1. ..:X W O M A N:.. berkata:

    untuk kepentingan mereka sendiri masa iya sih ditolak mas, pasti banyak yang pro lah!
    iya tuh ga akan efektif penggunaannya… coba dibeliin PC sekian ratus unit, terus disumbangin ke sekolah-sekolah di daerah tertinggal… yang belum mengenyam dunia teknologi, masa iya sih ni bangsa ga akan jadi lebih baik kalo anak-anaknya cerdas!

    🙂 : ia betul mbak, uang sebanyak 12 M itu sebenarnya bisa dialokasikan ke banyak hal yang lebih memihak kepentingan rakyat, dan itu sangat lebih efektif.mudah-mudahan saja para wakil rakyat tersebut bisa lebih mengerti dan merealisasikan keinginan-keinginan rakyat yang sesungguhnya.

  2. antobilang berkata:

    memangnya yakin bisa apa si anggota dewan itu make laptop nyang bener?
    kok semakin aneh2 saja ya mas permintaan si dewan itu?
    bener juga ya kata gus dur dulu, kalo mereka itu kayak anak2 TK…lebih parah malah…anak TK masih ada lucu2nya..kalo mereka?

    🙂 : ya..betul bro, itu menjadi salah satu hal menarik dibalik rencana pengadaan laptop 12 milyar tersebut, apakah ada jaminan wakil-wakil rakyat itu mampu mengoperasikan laptop secara efektif, jangan sampai cuma dijadikan pajangan aja. jadi lebih baik gak usalah.

  3. ..:X W O M A N:.. berkata:

    mas Anjaz ini ngomong2 jurnalis bukan? kalo iya wartawan ya sekali sampaikanlah aspirasi saya ini lho mas… 😀

    @orang di atas ini
    Kok tiap aku ngomen ketemu terus ama situ sih???

    🙂 : lho dulu kan aku udah bilang aku bukan wartawan, memang seh pernah ngelamar jd wartawan di salah satu media cetak, tapi sampai sekarang blom ada panggilannya.

    🙂 ada apa dengan mas anto mbak? sering ketemu ya?

  4. wong_edan berkata:

    Dari gajinya saja .. saya kiira setiap anggota DPR dapat membelinya 10 buah…………..setiap bulannya………………………..ngapain beli segala..
    Kalau saya pns yang gajinya hanya 1 juta lebih dikit baru dibelikan buat kerja … di kantor nggak apa-apa…………………………..Gimana

  5. rusle berkata:

    emang gak ada lagi yg diharapin dari DPR ini, gak henti2nya membuat malu dan terkesan gak punya sense of crisis…

  6. peyek berkata:

    gimana kalo kita usulin, kasih mesin ketik aja

  7. Anjaz berkata:

    🙂 wong edan :iyya bro, gaji anggota DPR kita cukup untuk beli laptop kok.
    🙂 rusle : tampaknya anggota dean perlu diberi terapi khusus biar mereka peka terhadap penderitaan masayarkat
    🙂 peyek : ahhaah…mesin ketik boleh juga bro!

  8. […] satu minggu ini akhirnya terjawab, rencana anggota dewan kita yang terhormat untuk meng-adakan Laptop 550 unit senilai 12 Milyar akhirnya batal, pembatalan ini dilakukan berkat maraknya aksi protes yang dilancarkan oleh […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: