Indonesia Raya (original version)

Stanza 1:

Indonesia Tanah Airkoe Tanah Toempah Darahkoe
Disanalah Akoe Berdiri ’Djadi Pandoe Iboekoe
Indonesia Kebangsaankoe Bangsa Dan Tanah Airkoe
Marilah Kita Berseroe Indonesia Bersatoe

Hidoeplah Tanahkoe Hidoeplah Negrikoe
Bangsakoe Ra’jatkoe Sem’wanja
Bangoenlah Djiwanja Bangoenlah Badannja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 2:

Indonesia Tanah Jang Moelia Tanah Kita Jang Kaja
Disanalah Akoe Berdiri Oentoek Slama-Lamanja
Indonesia Tanah Poesaka P’saka Kita Semoenja
Marilah Kita Mendo’a Indonesia Bahagia

Soeboerlah Tanahnja Soeboerlah Djiwanja
Bangsanja Ra’jatnja Sem’wanja
Sadarlah Hatinja Sadarlah Boedinja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 3:

Indonesia Tanah Jang Seotji Tanah Kita Jang Sakti
Disanalah Akoe Berdiri ’Njaga Iboe Sedjati
Indonesia Tanah Berseri Tanah Jang Akoe Sajangi
Marilah Kita Berdjandji Indonesia Abadi

S’lamatlah Ra’jatnja S’lamatlah Poetranja
Poelaoenja Laoetnja Sem’wanja
Madjoelah Negrinja Madjoelah Pandoenja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja.

DOWNLOAD MP3 NYA DI SINI

 

Iklan

9 Responses to Indonesia Raya (original version)

  1. alex berkata:

    Headernya bagus…

    Dan, benar memang… negara ini lahir dengan darah dan airmata. Banyak pengorbanan untuk lahirnya. Untuk itu, memang TAK ADA ALASAN untuk menghancurkannya.
    TAPI… negara mana pun yang pemerintahannya justru membangun KEKUASAAN dengan darah dan air mata rakyatnya, NEGARA itu akan bubar sendiri….

    I never hate my country…. but I hate the government 🙂

  2. Anonim berkata:

    […] Mengomentari Indonesia Raya (original version) […]

  3. papuaxxx berkata:

    syukurlah dengan ditemukanya versi ini maka setidaknya satu lagi sejarah yang tersisih ditemukan kembali. yangterpenting lagu indonesia raya saat ini jangan sampai diganti dech.

    http://papuaxxx.wordpress.com

  4. Domba Garut! berkata:

    Terlepas dari temuan si versi asli – tetep fokus dnegan pembenahan bangsa.
    Malu dong sama tetangga sebalah kita kok terpuruk terus yah?

    Ayo benahi bangsa dan diri kita masing-masing. Setiap orang punya tanggung jawab bersama untuk membangun negeri tercinta.

  5. Mandarmabit berkata:

    Ini merupakan keinginan dari Founding Fathers bangsa Indonesia untuk seluruh penerus bangsa ini,
    Stanza 1 – ajakan untuk berjuang
    Bait 1:
    Jelas merupakan ajakan para pendahulu kita untuk segera bangun, menyingsingkan lengan baju dan berjuang untuk persatuan Bangsa Indonesia.
    Bait 2:
    Dengan jiwa dan badan yang bangun / terjaga, maka tanah; negeri dan rakyatnya menjadi hidup.
    Stanza 2 – ajakan untuk selalu sadar
    Bait 1:
    Ditanah yang mulia dan kaya ini kita berdiri untuk selamanya dan selalu berdo’a untuk kebahagiaan negeri ini.
    Bait 2:
    Hati dan budi kita harus selalu sadar agar kesuburan tanah dan kesuburan jiwa ini dapat digunakan sepenuhnya untuk Indonesia.
    Stanza 3 – ajakan untuk selalu menjaga
    Bait 1:
    Ditanah yang suci dan sakti ini kita berdiri dan berjanji untuk menjaga ibu pertiwi dan keabadian Indonesia dengan berseri – seri dan kasih sayang
    Bait 2:
    Dengan menjaga keselamatan rakyat; putra; pulau dan laut bangsa ini akan maju….maju untuk selamanya

    Hidup Indonesia ku……………

  6. friend berkata:

    anda benar-benar pencinta indoensia ………. salam kenal

  7. ARAR berkata:

    Salam dari Malaysia. Saya pernah dengar cerita ini tapi sudah lupa. Asia Raya. …..

    Wassalm
    http://www.abdrahimabdrahman,com

  8. naveezh berkata:

    sejarah yang hilang, kini kembali lagi, tapi sepertinya balum bisa diterima? kenapa ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: